anjuran, menikah, keluarga

Anjuran Menikah

     Generasi muda sering merasa takut, bimbang, dan ragu untuk menikah.Perasaan ini muncul karena pengaruh dari luar serta desakan dari dalam dirinya. Pengaruh dari luar antara lain trend kehidupan Barat yang lebih suka membujang dan tidak ingin mempunyai keluarga dan keturunan. Sedangkan desakan dari dalam dirinya berupa hasrat dan keinginan untuk menikah tidak bisa disembunyikan.

keluarga, menikah
orang yang sudah mampu dianjurkan untuk menikah

     Padahal kita merasakan bahwa setiap manusia normal mempunyai syahwat kepada lawan jenisnya. Syahwat tersebut mempunyai kekuatan maha dahsyat serta minta disalurkan secara alami dan biologis. Bila tidak, ia akan menerobos kepada jalan yang jahat dan terkutuk. Dia tidak akan merasa bahagia bila tidak berkeluarga.

     Keadaan dilematis ini banyak menjerumuskan generasi muda kepada perbuatan yang tidak baik serta melawan norma agama dan susila. Mereka lebih memilih pacaran dan pergaulan bebas alias free seks. Padahal kita tahu bahwa jalan tersebut merusak diri sendiri, orang lain, dan masyarakat.

     Keadaan ini terjadi pula pada zaman Nabi Muhammad saw. masih hidup. Pada suatu hari ‘Ukaf datang kepada Nabi saw.
Beliau bertanya: “Wahai ‘Ukaf, apakah engkau telah beristri?”
“Belum”, jawabnya.
Nabi bertanya lagi: “Tidakkah engkau mempunyai budak perempuan?”
“Tidak”, jawabnya.
Nabi bertanya lagi, “Bukankah engkau sehat dan mempunyai kemampuan?”
“Ya, alhamdulillah”, jawabnya.
Nabi melanjutkan: “Kalau begitu engkau termasuk saudara syetan, mungkin engkau termasuk pendeta Nashrani dan engkau sebagian dari mereka. Atau mungkin pula engkau termasuk golongan kami, karena itu berbuatlah seperti yang telah menjadi kebiasaan kami. Salah satu kebiasaan kami adalah beristri”. Dan seterusnya, sampai akhirnya ‘Ukaf dinikahkah dengan Kultsum bin Khumairi, seorang wanita yang berakhlak mulia.

     Hadits tersebut menjelaskan bahwa Islam sangat menganjurkan ummatnya yang sudah mampu, baik fisik maupun mental, untuk menikah. Dengan kata lain membentuk dan membina keluarga akan menimbulkan perasaan senang dan bahagia pada diri manusia.

menikah, keluarga, rumah tangga
Islam sangat menganjurkan ummatnya yang sudah mampu, baik fisik maupun mental, untuk menikah

     Sebaliknya beliau sangat membenci pola hidup membujang karena bisa menjerumuskannya kepada kemaksiatan. Nah … inilah salah satu ciri khas ajaran Muhammad yang sesuai dengan fitrah penciptaan manusia.

3 komentar pada “Anjuran Menikah”

  1. Pingback:Hikmah Menikah | RA AL-HIDAYAH BANJARAN

  2. Pingback:Hikmah Menikah | RA AL-HIDAYAH BANJARAN

  3. Pingback:Tips Memilih Istri | RA AL-HIDAYAH BANJARAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *